Sabtu, 06 Februari 2016

2015 warbyasah❤️❤️❤️

Morning....
Suatu ketelatan banget baru ngeblog sekarang setelah bertahun tahun ya kayaknya ngga ngeblog, hmmm kali ini mau cerita tentang bentuk kasih sayang Allah ditahun 2015 mulai dari cobaan bahkan nikmat yang luar biasa dari Allah SWT 
Pertama-tama mau ngucapin rasa syukur yang luar biasa karna ditahun 2015 banyak sekali diberikan nikmat oleh Allah SWT, dan ini semua juga berkat dukungan dari seluruh pihak sampai sekarang bisa sejauh ini kehidupan di2016.
Cerita pertama dari masa kuliah...yang sekarang sudah berakhir, yang dulu ingin cepat diakhiri tetapu sekarang sangat dirindukan...ngga dipungkiri setelah kuliah kamu selesai dan masuk kedunia kerja betapa kamu akan merasakan indahnya masa kuliah...walaupun diiringi dengan cobaan dosen tapi sesungguhnya dosenlah yang akan kamu rindukan._. *kalo aku sih*
Selama tahun 2015 banyak sekali ujian untuk lulus dan menadapatkan gelar, yaps...Allah memberikan banyak sekali cobaan, ujian yang dimana Allah tau hambanya mampu menerima dan menjalani cobaan tersebut dengan baik. Karna Allah ngga akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambanya:') setelah menenpuh banyak ujian untuk kelulusan, akhirnya sampai dititik batas sekali yaitu sidang...suatu nikmat yang luar biasa bisa sidang tepat waktu dipembuka jadwal sidang masih sangat tidak percaya usaha yang ditempuh lebih dulu, usaha mengejar-ngejar waktu, mengikuti pasien, mengantar pasien hujan2, semuanya ngga ada yang sia-sia. Jadi pembuka bukan berarti hanya nikmat yang didapatkan tetapu sebagai bahan percobaan teman-teman dan sebagai acuan teman-teman bagaimana situasi berjalannya sidang? Bagaimana diuji oleh dosen ini itu? Bagaimana apa saja yang dibahas saat sidang? Apakah "lulus"? Karna dikampus kami dinyatakan lulus apabila sudah direvisi...nilai pun keluar setelah revisi. Setelah selesai, perasaan lega yang luar biasa muncul. Allahuakbar ternyata hamba mampu menempuh ujian akhir ini, padahal selama kuliah banyak sekali keluhan dan merasa ingin menyerah selama berjalannya kuliah. 
Setelah cerita nikmat dan cobaan kuliah semuanya selesai, muncul lah satu cobaan baru dimana yang perlu diambil hikmahnya "hati-hati ketika kamu berbicara" jadi inget Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata Seseorang mati karena tersandung lidahnya Dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya. Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan.” Yaaaaa. Benar sekali ini, karna sekali kamu berkata Allah mendengar, semua mendengar sedikit pun yang kamu tulis, kamu ucapkan ketika orang lain melihat setiap jalan fikiran orang berbeda. Maka jika timbul dampak lainnya. Kamu harus siap menghadapi itu, seperti yang dialami diri saya sendiri. Merasa sakit dan terlalu memikirkan perkataan orang lain, Allah pun memberikan menguji kekuatan hambanya, keteguhan imannya dan ternyata iman dari hambanya belum begitu kuat tetapi Allah memberikan jalan ini, karna Allah tau hambanya akan mampu menjalaninya. Luar biasa, banyak sekali orang lain diluar sana yang menyayanginya. Sungguh hambanya tidak pernah berfikir sejauh itu ketika kamu jatuh, jangan inget yang trlah menyakitimu tapi ingat masih banyak orang lain yang menyangi dan akan terus mendukung kamu. Selesailah masalah ini dan mulailah hidup yang baru dengan lebih meneguhkan hati, pikiran, dan selalu ingat Allah ada disampingmu menemanimu. Ketika semua pergi, ingatlah masih ada Allah yang menemani. Ngga hanya beranjak dari situ cobaan Allah datang lagi ketika semua sempat menghakimi bahkan sampai ditinggalkan, karna janji keteguhan hati, dan ini adalah kesalahan yang dibuat sendiri. Aku hanya berusaha lebih baik lagi mempersiapkan diri, lebih mendekatkan diri sama Allah agar diberikan yang lebih baik lagi. Meskipun rasanya dihati ini sangat berat ketika kamu kehilangan orang-orang biasanya ada dikeseharian kamu, tapi Allah pasti punya rencana yang lebih indah mungkin bisa kamu dipertemukan dengan orang yang sama atau Allah memberikan yang lain yang lebih baik lagi. Hal ini, hanya Allah yang tahu dan biatkan menjadi rahasia Allah yang nantinya akan menjdi kejutan yang tidak akan pernah terduga sebelumnya. 
Dimana ada cobaan, disitu ada nikmat. Yang aku rasakan ini sungguh luar biasa ketika orang tua datang ke acara wisuda, dengan bangganya bisa naik ke podium dipanggil, membuat mereka bangga dengan nilai yang disebutkan *walaupun dikampus ngga ada selempang2an* tapi cukup puas dengan kelulusan hasil upaya selama 3tahun ini, dan setelah lulus ini sudah diterima untuk mengabdi di salah satu rumah sakit dikota "bengawan" atau kotanya serabi hihihi. Kehidupan ngga selancar dan selurus ini, nikmat lulus langsung keterima kerja. Wah usaha yang ditempuh sebelumnya, sambil praktik selama kuliah sambil seleksi masuk kerja, liburan disela untuk tes kesehatan.
Dan sekarang....ini lah selma yang kalian temuin. Seorang pekerja dirumah sakit, dikamar bersalin yang menjalani hidupnya dan berusaha terus bersemangat, karna ketika kamu hanya berfikir kejelekan kamu tidak akan mampu menjalani semuanya dengan baik tetapi ketika kamu bersyukur, kamu pasti mampu menjalaninya. Ambil dan lihat hal positifnya tidak semua bisa ditempatkan disini oleh Allah, tidak semua bisa secepat ini mendapatkan nikat dari Allah. Maka bersyukurlah...Allah memberikan nikmat dan cobaan yang belum tentu Allah berikan ke orang lain dan belum tentu orang lain dapat menjalaninya dengan baik:) selamat pagi...sekarang mau siap-siap kerja lagi

Kamis, 14 November 2013

bismillah o:)

Hello...rasanya pengen nyanyi lagunya rossa yang "setelah sekian lama....baruku....ngeblog lagi._." ya akhirnya setelah berapa ya ini? ber minggu? atau berbulan? hemmmm. bisa ngeblog padahal ini lagi penuh-penuhnya mepet uas & osce yasesempetnya deh ngelong dikit. mau bahas apa ya? ini kisah selama ujian sama pembimbing aja kali ya? hufff setelah waktu yang panjang & singkat juga sih akhirnya ada dipenghujung semester selalu ber ciri khas ujian praktik & tertulis. beginilah kami mahasiswa kesehatan diploma yang kerjaannya praktik terus krna sebentar lagi bulan januari mau praktik "lagi" huffff gak disangka ya udah mau semester4 rasanya baru kemarin pengenalan program studi. rasanya baru kemarin praktik dirumah sakit, sekarang udah mau praktik lagi & dengan beban yang bertambah banyaknya. semester4 sebenernya udah bisa kalo mau ngajuin judul buat karya tulis tapi....sampe sekarang masih mikir mau milih kasus atau penelitian karna penelitian itu katanya susah padahal aku pengen banget penelitian -_- huffff ya sampe sekarang masih galau-galaunya, belum nanti kalo udah pulang praktik dibidan udah ada beban lagi laporan asuhan kebidanan yang targetnya banyak banget. oke kenapa jadi bahas ini tadi kan mau bahas ujian sama pembimbing -_- yayaya...kemarin udah selesai ujian praktik untuk ibu hamil, persalinan, nifas sama buat bayi ya....dan itu macem-macem praktiknya huhu sebentar lagi aku harus praktik itu semua di osce awal desember. mau nyicil tapi minggu sebelumnya itu uas, jadi galau juga nyicil mereka yang berlomba-lomba minta diduluanin hiksssss...good luck ya selma...sukses buat ujiannya...kamu pasti bisa...kalo udah banyak yang jadi tenaga kesehatan kenapa orang lain bisa? kamu juga harus bisa

Selasa, 23 Juli 2013

karna itu saya begitu menyayangi mereka

selamat sore blog, ditengah kekosongan sebenarnya bukan kosong sih sore ini gak ikut rapat karna agak gak enak badan hem setelah kepikir mau ngeblog aja deh sebenernya mau cerita yang lain tapi nanti ajadeh, cerita yang ini dulu. kata-kata ini saya buat ketika ada suatu peristiwa yang menyentuh hati saya dan membuat saya mengirimkan pesan ini ke seseorang
              Halo cuman mau mengingatkan, seorang anak seharusnya merenungi hal ini...kalau saja tidak ada bapak atau ibunya apakah dia bisa ada di dunia ini? mungkin bisa...tapi apakah mungkin sekarang anak itu berada di tempat yang sama? Menikmati semua hal yang belum tentu setiap anak bisa merasakan, menerima kasih sayang, menerima perhatian yang belum tentu setiap anak bisa merasakan itu.
              Sekarang mungkin seorang anak merasa mereka (orang tua) sangat mengesalkan,atau mungkin rasanya ingin sekali marah-marah karna mereka tidak bisa menuruti apa yang kita mau. Tapi coba kita renungi kembali mengapa mereka tidak menuruti apa yang kita mau? mengapa mereka bersih keras melarang kita? seburuk-buruknya orang tua, tidak mungkin mereka ingin memasukan anaknya kedalam jurang.
             Coba kembali kita fikir siapa yang melahirkan kamu, mempertaruhkan nyawanya? siapa yang merawat kamu waktu kamu sakit? siapa yang membiayai semua kebutuhan kamu? dan orang tua mana yang tidak ingin anaknya sukses????? tapi...ketika kamu sudah sukses apa mereka meminta gantinya? dan apakah semua tenaga dan semua uang yang mereka keluarkan dapat kamu ganti? Tidak! karna kita tidak bisa menghitung berapa banyak yang mereka korbankan untuk kita & berapa lama mereka bisa bertahan dengan usia mereka yang semakin sedikit.
             Bagaimana kalau mereka tidak ada? kamu akan mengadu dengan siapa? teman? apa temanmu akan terus menemani kamu bertahun-tahun? pacar? apa pacarmu sudah pasti jodohmu? tante? om? sepupu? kelak mereka juga akan memiliki kehidupan sendiri kan? sekarang mungkin sudah terlanjur, tapi sebelum semakin menjadi masalah besar ayo cona renungkan baik-baik perkataan aku ini yang mungkin kamu fikir apasih pentingnya. jangan pernah mengorbankan orang tua karna hal apapun, dan jangan menomor 2 kan orang tua karna sebab apapun, kalau kamu masih bersih keras jangan menyesal atas apa yang kamu perbuat, ayo percantik diri dengan pelan-pelan mengoreksi apa yang salah dari diri kita :)

Minggu, 14 Juli 2013

Seruni dengan ketidaktahuan

           Selamat sore blog akhirnya sempet ngeblog lagi setelah selesai semua ujian dan sekarang sedang ada sedikit waktu santai ya sebenarnya bukan libur tapi ini saat penyelesaian ujian praktek anc sama pembimbing. tapi berhubung pembimbingku alhamdulillah baik dan sigat jadi aku udah selesai hehe. oke kali ini mau ngelanjutin cerita praktek kdpk kemarin di pekalongan yang masih bersambung-_- udah basi ya kayaknya cuman pengen tetep ngeshare walaupun telat banget muehehe oke langsung mulai aja
Ruang Seruni (katanya kandang macan)
            Iya ini hari pertama diruang yang katanya temen temen sih kandang macan karna sangking serem-seremnya perawat disana. jadi dihari pertamaku aku udah dibentak-bentak hemmm ntah kenapa mungkin aku yang cengeng sampe-sampe aku nangis gitu -_- sebelumnya udah pernah punya pengalaman injeksi di ruang kenanga tapi diruangan ini kita bener-bener dipermalukan depan pasien bayangin di depan pasien perawatnya bilang gini (dek inget ya ceck nama pasiennya, ruangannya, nomor bednya, kalo perlu cek digelangnya biar kamu yakin, jangan lupa bertanya!!!) itu ngomongnnya dikelas 3 yang isinya banyak pasien sama keluarganya malu gak sih.
           Itu adalah kenyesekan pertama.... yang kedua waktu disuruh masang kateter, bodohnya aku salah ngiket kateternya sumpah dipermaluin depan pasien-pasien. setelah itu aku langsung lari keruangan belakang langsung nahan air mata yang udah menggenang. sambil disuruh masukin obat akhirnya air mata tumpah rasanya pengen pulang tapi sebenernya cengeng banget sih cuman gitu ajaj nangis tapi ruangan ini bener-bener beda sama ruangan sebelumnya dimana kita disitu bener-bener dibebasin.
            Hari selanjutnya ternyata keganasan perawat seruni hanya pada hari pertama pada hari selanjutnya mereka mulai ramah & percaya dengan kami untuk melakukan tindakan sendiri tanpa ditemani. yaaaa hari itu aku jaga siang sendirian biasa perawat menemani dokter visit disitu ada pasien yang baru masuk gak sadar mulutnya membuka, menutup, membuka menutup. tiba-tiba dokternya langsung menyuruh untuk memasang infus satu lagi ditangan pasien tsb, lalu memasang kateter dan suction untuk membuang cairan yang menghambat jalur pernafasannya. paniklah "hello gue cuman diajarin secara materi aja buat suction itu tugas perawat" -_______- mungkin dokter itu gaktau kalo aku mahasiswa bidan yang baru semester 1 hem yaudahlah selesai itu aku bolak balik ngecek kondisinya. sampe keluarganya bilang dengan bahasa jawa yang intinya gini "bu, bu dokter bisa gak ini dibuat bangun dulu. saya mau nuntun" aku bingung, diam, aku langsung mikir emangnya aku tuhan bisa bikin orang yang udh kritis sadar, disatu sisi hemmm emangnya aku dokter ya? mereka gak liat apa ini ada tulisan nama institusiku? -_- yaudahlah aku cuman jawab "saya gakbisa buat sadar bu, maaf saya juga bukan dokter"
            Seperti pengalaman sebelumnya akhirnya pasien itu beristirahat dengan tenang, ya aku sendiri melakukan perawatan jenazah ntah apa maksud perawat-perawat itu mereka datang menawarkan bantuan waktu aku sudah selesai melakukan semuanya. ya ternyata di dunia ini masih ada orang yang berfikiran manusia dapat menyadarkan seseorang yang dalam keadaan kritis. padahal itu semua hanya Allah SWT yang bisa melakukannya, kalau Allah tidak menghendaki orang itu tidak akan sadar sampai kapan pun. dokter pun hanya perantara dari Allah SWT untuk menyembuhkan seseorang yang sakit. ya sekian dulu mau nyiapin buat buka puasa hehehe